Kabupaten Jepara mendapat penghargaan Indonesia Green Region Award (IGRA) 2011 dari Kementerian Lingkungan Hidup (LH). Penghargaan diserahkan Sekretaris Kementerian LH RI Hermien Roosita kepada Bupati Jepara Hendro Martojo di Jakarta, Rabu (21/9) siang. Ini merupakan penghargaan kesekian kalinya di bidang lingkungan hidup yang diterima Kabupaten Jepara.

Penyelengaraan acara IGRA 2011 itu diselenggarakan Kantor Berita Radio (KBR) 68 H Jakarta bersama majalah SWA Jakarta.  Untuk menentukan sembilan daerah penerima IGRA, penyelenggara melakukan penilaian ketat melalui enam orang juri di bidang lingkungan hidup. Mereka adalah mantan menteri lingkungan hidup Sonny Keraf, Direktur Eksekutif WALHI Berry Nahdian Furqon, dan Ahli Planologi Universitas Trisakti Yayat Supriyatna. Di luar itu, terdapat unsur media massa yang diwakili Toriq Hadad dari majalah Tempo, Komisaris PT Adaro Energy Tbk Palgunadi Tatit Setyawan, dan Corporate Secretary PT Indonesia Power Noesita Indriyani.

Jepara merupakan satu-satunya kabupaten/kota di Jateng yang mendapatkan penghargaan ini. Delapan daerah lain adalah Kota Surabaya, Yogyakarta, Denpasar, Palangkaraya, Banda Aceh, Kabupaten Kuningan, Payakumbuh, dan Berau.

Sebelum dinyatakan layak menerima penghargaan, kesembilan daerah tersebut harus bersaing satu sama lain dengan 36 daerah se-Indonesia yang dinilai terbaik dalam pengelolaan lingkungan. Mereka melewati penilaian tahap panel putaran I dan II, yang dilakukan delapan panelis. Panelis tersebut di antaranya Direktur WWF-Indonesia untuk Program Iklim dan Energi Fitrian Ardiansyah serta guru besar pascasarjana Universitas Lambung Mangkurat, Udiansyah.

Terdapat setidaknya sepuluh kriteria dalam seluruh tahap penilaian, di antaranya pengelolaan sampah, pengelolaan hutan dan perkebunan, pengelolaan lahan dan tata ruang, pertanian, ketersediaan air bersih, adaptasi terhadap perubahan iklim, serta daerah tangkapan air dan daerah aliran sungai. Sumber: hendromartojoinfo

Incoming search terms: