JEPARA – Novalentino (32), warga RT 2 RW 2 Lemahgunung, Krandon, Kabupaten Kudus hilang di Pantai Tirta Samudera Bandengan Jepara saat menikmati liburan akhir pekan, kemarin. Hilangnya Noval diduga karena tenggelam saat mandi di pantai. Hal itu disampaikan Kusmayani (31), istri Noval, yang pada saat itu tidak ikut mandi dan hanya menunggu di pinggir.

Kusmayani menuturkan, dari Kudus sampai di Bandengan pada pukul 05.30. Noval kemudian melakukan aktivitas kegemarannya, yaitu memancing, di dermaga wisata Bandengan. Setelah merasa cukup, ungkapnya, Noval mandi mulai pukul 06.30. Namun, setelah ditunggu hingga pukul 10.00 belum kembali dari mandi.

”Setelah ditunggu-tunggu, mandinya kok ndak selesai-selesai. Saya pun melapor ke petugas pantai. Kemudian pencarian dilakukan mulai pukul 10.30,” papar ibu dua anak itu.

Kusmayani menuturkan, sering pergi bersama Noval saat hari libur ke Bandengan bersama anak-anak. Selain untuk menyalurkan hobi, juga untuk melakukan terapi penyakit. ”Suami saya itu punya penyakit asam urat dan menurut pengobatan alternatif bisa diterapi dengan mandi di pantai,” tuturnya.

”Sejak pertengan Ramadan, kami rutin ke Bandengan. Kemudian beberapa waktu lalu pernah mandi dan hampir tenggelam karena kram. Tapi, saya juga ndak tahu apakah yang sekarang kram atau tidak. Yang jelas setahu saya, dia mandi di pantai dan melewati sedikit dari papan batas mandi yang dipasang,” ungkap Kusmayani.

Proses Pencarian

Hingga berita ini diturunkan, proses pencarian terus dilakukan tim search and rescue (SAR) dari Basarnas, SAR Jepara, dan Jepara Rescue. Upaya pencarian itu juga didukung aparat TNI dan Polri. Sayang, pencarian yang dimulai dari pukul 10.30 masih belum membuahkan hasil.

Manajer Pantai Bandengan H Djarwono menyebutkan, proses pencarian akan terus dilakukan. Dia menduga, Noval hilang tenggelam karena mengalami kram.

Kapolres Jepara AKBP Ruslan Ependi melalui Kapolsek Kota AKP Sarwo Edy Santosa didampingi Kanit Reskrim Aiptu Basiran mengemukakan, masih ada kemungkinan lain di samping tenggelam. Sumber: suaramerdeka

Incoming search terms: